Minggu, 04 Oktober 2020

Mengetahui Tahapan Perkembangan Anak Mulai Dari Usia 0-12 Bulan

Bayi yang baru lahir, tidak datang tanpa kemampuan apapun. Dia terlahir dengan refleks-refleks yang merupakan karunia Tuhan. Kadang-kadang orangtua bingung karena tidak tahu itu bagian dari sesuatu yang wajar pada bayi. Suka terkaget-kaget, genggaman yang sangat kuat, Air liur yang banyak berkaitan dengan refleksnya pada saat menelan, Dan itu semua adalah bagian dari tahap perkembangan anak di usia 0-3 bulan ini.

Perkembangan Anak 0-12 Bulan

Usia 0-3 Bulan

Di usia ini salah satu tantang utama juga biasanya berkaitan dengan tangisan. Kita seringkali panik dan menganggap tangisan adalah tanda bahaya. Padahal tangisan bisa menunjukkan banyak sekali hal dan berkaitan dengan kebutuhan anak. Itu satu-satunya cara bayi berkomunikasi dengan dunianya. Akan ada waktu di mana ibu maupun ayah bisa membedakan makna masing-masing tangisan. Yang pasti semua bayi di usia ini sangat memperhatikan respon dan juga raut muka orang dewasa yang ada di sekitarnya. Dia sangat ingin bertemu dengan orang dewasa yang banyak tersenyum sebetulnya. Sangat ingin dipeluk dan mendapatkan kehangatan dari orangtuanya.

Baca juga tahap sebelumnya : Mengenali Tahapan Perkembangan Dan Pertumbuhan Anak Sejak Dini


Usia 4-8 Bulan

Di bulan-bulan awal kehidupannya Bayi usia 4-8 bulan suka sekali memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya. Semua yang ada disekitarnya,


Apakah itu wajar?,

Jawabannya tentu iya, Itu bagian dari tahap perkembangannya.

Apalagi yang wajar untuk anak usia ini?,

Sudah mulai bisa meniru, mengimitasi apa yang dilakukan orangtua, melambai atau bermain cilukba.


Hal itu bisa menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan Karena apapun yang anda lakukan sudah mendapatkan respon dari bayi yang kecerdasannya makin nyata untuk orangtua. Di usia 4-8 bulan ini yang juga makin nyata adalah tempramen bawaan Bayi sudah mulai bisa mengobservasi lingkungan dengan jauh lebih baik. Mendengar suara petir atau mendengar suara anjing menggonggong akan menghasilkan reaksi yang berbeda antara anak dengan tempramen bawaan yang berbeda. Ada yang langsung kaget atau menangis keras, Ada yang bersembunyi, ada yang kelihatannya cuek saja.


Usia 8-12 Bulan

Nikmati usia ini untuk kemudian lebih mengenal, Bagaimana tahap perkembangan dan tempramen bawaan bayi anda Usia 8-12 bulan adalah petualangan yang luar biasa untuk bayi yang mobilitasnya sangat tinggi, Mulai dari belajar merangkak, merambat, sampai berjalan. Pertumbuhan fisik yang luar biasa ini menyenangkan untuk orangtua tetapi ada tantangannya, karena kita seringkali hanya berfikir bahwa tahap perkembangan anak berkaitan dengan motorik dan fisiknya Padahal di usia ini pula, anak mulai belajar bermain pura-pura.


Mulai menirukan meminum sesuatu dari gelas mainan, Mulai sebetulnya mengembangkan imajinasinya dengan mulai menggoda orangtua, berpura-pura jatuh padahal sebetulnya dia sudah bisa melangkah misalnya. Di usia ini perkembangan sosial emosional juga ditunjukkan dengan pengenalan yang makin erat terhadap orangtuanya dan kekhawatiran pada saat berpisah atau berhadapan dengan orang baru. Jangan khawatir bila bayi anda menunjukkan perilaku ini karena itu justru menunjukkan perkembangan kognitif yang sesuai dengan tahap perkembangannya.


Di usia sampai 12 bulan orangtua adalah dunia anak. Begitu pentingnya peran pengasuh utama ini, Begitu esensialnya bahwa kita sebetulnya sensitif dan responsif terhadap kebutuhan anak. Orangtua yang mendukung tidak mungkin bersikap cuek pada saat anaknya menangis. Orangtua yang sensitif tidak akan membiarkan tangisan bertahan terlalu lama, bahkan sampai berhenti dengan sendirinya. Karena hal itu tahu bahwa setiap tangisan ada artinya; Bukan untuk membuat anda kelelahan atau dilakukan dengan sengaja untuk cari perhatian. Tetapi memang karena ada kebutuhan yang valid untuk bayi-bayi di usia 0-12 bulan ini.


Bayi di usia ini tidak membutuhkan alat yang mahal ; misalnya baby walker yang seringkali justru berbahaya apabila digunakan tanpa pengawasan. Tetapi membutuhkan interaksi yang intensif dengan pengasuh utamanya, orangtuanya. Diajak main adalah kebutuhan ; jangan sampai kita hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi lupa bahwa selain latihan merangkak. Dia juga butuh ditatap matanya, dia juga butuh mendengarkan cerita dari orang dewasa yang ada di sekitarnya.

Baca juga tahap selanjutnya: Mengetahui Tahapan Perkembangan Anak Di Usia 1 Tahun Lanjut

Apakah Anda masih belum jelas dengan panduan diatas ?. Yuk, lanjutkan dengan menonton video youtube dari channel Keluarga Kita disini:


DI usia 0-12 bulan ini jangan memaksakan anak melebihi kemampuannya Pada saat dia ragu-ragu berhadapan dengan orang asing, atau orang dewasa yang baru dilingkungannya. Yang kita lakukan adalah melakukan transisi yang bertahap dan tidak meninggalkannya begitu saja. Sekali lagi sikap sensitif dan responsif dari orangtua adalah sesuatu yang sangat esensial dari apapun yang kita lakukan untuk bayi usia 0-12 bulan ini.

Sumber referensi by Keluarga Kita

0 komentar

Posting Komentar