Jumat, 09 Februari 2018

Pergerakan kamera & camera movement indonesia



Rumahkreative.id - Pergerakan kamera & kamera movement indonesia- Di dunia cinematography pada saat kita menjalankan camera (biasanya sering di sebut dengan istilah CAMERA MOVEMENT/PERGERAKAN KAMERA) memiliki makna tertentu,hal ini supaya di antara individu cinematography(film/video) terkandung kesamaan atau keserupaan makna.

 Pergerakan kamera & kamera movement indonesia- setiap pergerakan kamera mempunyai tujuan/maksud/arti maka kita harus mengusahakan agar tidak menjalankan pergerakan kamera yang tidak ada tujuannya.

 Pergerakan kamera & kamera movement indonesia-terdiri atas berbagai macam:
1.PANNING —> Pergerakan kamera menoleh kearah kiri atau kearah kanan dengan atau tidak menggunakan tripod.
 2.TILTING –> Pergerakan kamera & kamera movement indonesia di mana kamera ini menunduk dengan atau tidak dengan tripod .
3.TRACKING –> Pergerakan kamera mengarah atau menjauhi obyek(obyek yang diam) dengan atau tidak dengan tripod.
 4.CRAB–> Pergerakan kamera & kamera movement ini dimana pada saat kamera di pindahkan kearah kiri ataupun kearah kanan dengan atau tanpa menggunakan tripod.
5.ZOOMING–>Pergerakan kamera & kamera movement indonesia di dalam ZOOMING yang bergerak bukanlah kamera melainkan lensa kamera yang bergerak maju atau mundur mengarah  atau menjauhi obyek sementara itu kamera tetap diam.

Camera Movement

  -Tilt up 




Pergerakan kamera dari bawah ke atas, dalam poros tripod. Ini contohnya seperti saat kita memandang orang dari kaki sampai rambut. 

-Tilt down



Pergerakan kamera dari atas ke bawah, dalam poros tripod contohnya seperti saat kita meemandang orang dari rambut hingga kaki.

-Pan right 



Pergerakan kamera dari kiri ke kanan, pada poros tripod, contohnya seperti saat kita menoleh dari kiri ke kanan. 

 -Zoom in 



Pergerakan kamera  dengan mengganti focal leght lensa kamera, secara teknis lensa bisa di tarik dan bisa juga di putar, sehingga sudut kamera yang lebar akan menjadi semakin sesak, atau dari lensa dengan focal lenght pendek menjadi lensa dengan focal leght yang panjang. Dengan sebutan lain type shotnya beralih dengan sendirinya,contohnya dari Medium Shot (MS) menjadi Close Up (CU).

-Zoom out



Pergerakan perubahan focal lenght lensa kamera ini dimulai dari sudut yang kecil menjadi semakin besar. Dengan sebutan lain type shotnya beralih dengan sendirinya, contohnya dari Close Up (CU) menjadi Medium Shot (MS).

 -Track/dolly in atau track dolly out 




Pergerakan kamera ini dengan mengganti tempat kamera maju atau mundur. Pergerakan ini hampir mirip dengan zoom in/out, namun memiliki efek yang berbeda. Karena tidak adanya pergantian perspektif lensa.

- Track/dolly side


Pergerakan kamera ini dengan mengganti tempat kamera ke samping kiri atau kanan.

-Track / dolly in zoom out 


Pergerakan kamera ini merupakan penyatuan dua gerakan kamera yang disebutkan sebelumnya. Efek yang diterima dari gerakan ini sangat terlihat pada background dari objek utamanya, karena adanya pergantian dari perspektif lensa.

-Track / dolly out zoom in 


Pergerakan kamera ini efek yang didapatkan kebalikan dari Track / dolly in zoom out.

-Hand held


Pergerakan kamera yang dilakukan tanpa alat Bantu (camera rig), melainkan oleh tangan. Pada umumnya film-film dokumenter banyak sekali menggunakan gerakan kamera ini.

- Crane Up/Down


Pergerakan kamera ke atas atau ke bawah, dengan memakai crane.

- Swing left/right 


Pergerakan kamera pada poros crane, ke arah kiri atau ke arah kanan.

- Rack Focus



Pergerakan kamera dengan penggantian fokus dari satu obyek ke obyek yg lainnya.

 - Pedestal (Pedding)


Pergerakan kamera secara lurus/vertikal. Kamera naik atau turun dalam satu posisi dengan bantuan Camera Pedestal.Umumnya digabungkan dengan panning & tilting.

Objek Movement (pergerakan objek) 

  Terkandung 3 gerakan objek kamera movement yaiu:

 1.LETERAL MOVEMENT




Leteral Movement ialah pergerakan objek kamera yang pengambilan gambarnya melalui kamera secara horizontal.

 2.DEEP MOVEMENT



 Deep Movement ialah pergerakan objek kamera yang pengambilan gambarnya menuju kamera secara lurus/vertikal.

 3.DIAGONAL MOVEMENT




Diagonal Movement ialah pergerakan objek kamera yang pengambilan gambarnya menghampiri kamera lalu melintasi kamera dari arah samping kamera.

 Kamera Movement (pergerakan kamera) 




 Bahasa pergerakan kamera & kamera movement indonesia dibedakan dalam 2 kategori: 

 1.Kamera Diam (still)
Lensa dan kamera head bergerak, mounting suporting diam tidak bergerak ialah: Zoom merupakan pergerakan bagian-bagian lensa sehingga mempengaruhi adanya pergantian sudut pandang (view of angle) dengan ukuran gambar (shot size).
 2.Kamera Bergerak (move):
     -Track merupakan pergerakan kamera & kamera movement yang melewati objek sehingga menimbulkan adanya pergantian sudut pandang (shot size) yang terbagi atas 2 bagian: Track in ialah pengambilan gambar yang kameranya bergerak menuju objek yang memberikan arti psikologis dalam gambar yang menjadi lebih dekat , Track out ialah pengambilan gambar yang kameranya bergerak meninggalkan objek yang memberikan arti psikologis dalam gambar yang menjadi lebih kecil.
     -Crab/Truck merupakan pengambilan gambar yang kameranya bergerak ke arah bidang horizontal .Crab dibagi menjadi 2 ialah: Crab Left dan Crab Right.
 3.Swing 
merupakan bahasa pergerakan kamera & kamera movementpengambilan gambar yang kameranya beraksi mengelilingi objek kearah bidang horizontalyang dimulai dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri dengan sudut 0 derajat samapai 90 derajat atau 180 derajat dan sebaliknya. Swing dibagi menjadi 2 macam ialah : Swing Left dan Swing Right.

FUNGSI PERGERAKAN KAMERA 




Pergerakan kamera & kamera movement- adalah salah satu bagaian terpenting dalam suatu film atau video.Yang berfungsi untuk menguatkan sebuah cerita. Maka pergerakan kamera ini digunakan bukan karena membuat gambar lebih keren atau bagus,melainkan karena untuk menguatkan cerita. Maka apabila kita menggunakan panning, tracking atau handheld, dan kita tidak tahu mengapa kita harus menggunakan itu, maka sudah jelas kita melakukan kesalahan yang sangat besar. Sebuah pergerakan kamera harus berasaskan motivasi. 
 Fungsi pergerakan kamera yang kerap dipakai yaitu: 
- Revealing : Pergerakan kamera ini berfungsi untuk mengungkap sifat baru atau adegan baru dalam sebuah episode.
 - Expressing moments : Pergerakan ini berfungsi untuk memperbanyak nilai artistik sebuah bagian, agar pengamat menghasilkan pengetahuan tersirat yang ingin disampaikan oleh  pembuat film.
 - Dynamizing-reframing : Pergerakan ini berfungsi untuk memperbanyak dinamisasi cerita melalui gambar. Bagian-bagian aksi dalam sebuah film trilogi Jason Boune atau the Raid menjadi sangat mengagumkan dengan teknik pergerakan seperti ini. 
- Establishing story/location : Pergerakan ini fungsinya hampir mirip dengan revealing, bedanya terletak pada niat dari pembuat film. Umumnya dalam pergerakan ini cenderung pemuat diberikan gambar keseluruhan sehingga dapat memahami sebuah cerita.Biasanya digunakan untuk memberikan bagian kejutan atau kekaguman. 
- Act of seeing : Pergerakan ini berfungsi untuk mewakili perspektif dari suatu objek-objek dalam bagian itu sendiri.  
Yang paling penting pergerakan kamera berfungsi untuk:Fungsi mutlak dan utama pergerakan kamera ialah menguatkan sebuah cerita.

Post Top Ad

MAIN MENU