Jumat, 09 Februari 2018

Peran Tata Artistik Dalam Produksi Film






Rumahkreative.id - Tata Artistik dalam Produksi Film yaitu merancang, mendesain, menciptakan, dari sebuah naskah atau skenario yang sudah di ciptakan, sampai menjadi suatu agenda yang membentuk satu kesatuan yang indah dan enak untuk di lihat sekaligus di nikmati. Ada beberapa pengertian artistik dari berbagai pandangan yaitu artistik dalam kamus besar bahasa indonesia yaitu yang berkaitan dengan seni atau mempunyai nilai seni,akan tetapi secara garis besar yaitu sebuah hal yang mempunyai nilai keindahan yang dapat menarik perhatian orang yang melihat serta menikmatinya. Artistik juga dapat di artikan sebagai pelengkap sesuatu yang telah ada menjadi lebih berseni. Artistik adalah membuat sesuatu yang sudah ada menjadi lebih berseni. Pengertian artistik dalam film adalah segala sesuatu hal yang membuat sebuah film menjadi lebih berseni. Hal ini mencakup rancangan suatu skenario atau naskah yang berkelas.

Tata Artistik terdiri dari kata tata yang artinya aturan atau susunan apabila akan membentuk atau membuat suatu hal. Kata artistik dipakai untuk menyampaikan seluruh materi yang berkarakter seni atau mempunyai nilai seni.  Misalnya artistik digunakan untuk berbagai pertunjukan, tayangan film, dan masih banyak lagi. Semua mempunyai nilai seni yang berbeda-beda, agar menimbulkan kesan indah bagi para penikmatnya. Tak sekedar barang-barang dan aktivitas kesenian, barang-barang yang lain juga mempunyai kesan artistik dan nilai seni.

Tata Artistik sangat penting di dunia perfilman karena akan menciptakan kesan tersendiri pada sebuah film, keberhasilan dalam pembuatan film juga merupakan salah satu bantuan dari sebuah peran tata artistik. Di dalam produksi film memuat beberapa aspek yang mendukung salah satunya yaitu peran seorang penata artistik yang profesional dibidangnya.

Pengertian Tata Artistik Dalam Perfilman


Tata Artistik menjadi seni dan kerajinan (craft) dari langkah bertutur sinematik (cinematic storytelling). Yang ada dalam seni tata artistik yaitu:
1. Merancang desain-desain yang serasi dengan skrip dan konsep sutradara
2. Menciptakan penampilan dan gaya (look dan style)
3. Menghadirkan karakter lewat penciptaan melalui makeover bagian artistik. 

Yang ada di dalam kerajinan (craft):
1.Penentuan bahan untuk menentukan look dan style
2. Penentuan komposisi yang sesuai dengan kondisi lokasi dan periode
3. Pengaturan dengan petugas tata artistik dan anggota produksi film lainnya. 

Seorang production designer (perancang tata artistik) diminta untuk dapat mengartikan skenario serta konsep cerita ke dalam sebuah gaya artistik yang nyata. Perpaduan sutradara, perancang fotografi serta production designer telah dikerjakan jauh sebelum shooting di laksanakan. Tata Artistik yaitu berarti penggolongan segala hal yang melatar belakangi cerita sebuah film, yaitu menyangkut sebuah ide  tentang setting. Yang dimaksud dengan setting ialah lokasi dan waktu berlangsungnya cerita sebuah film.
Setting harus memiliki informasi akurat mengenai peristiwa yang sedang disaksikan oleh penonton.
1. Setting harus menunjukkan pada saat berjalannya cerita.
2. Mengenai lokasi terjadinya kejadian.

Aspek kerja divisi Tata Artistik :
Praproduksi
1. Menciptakan konsep (sketsa) awal
2. Mewujudkan konsep (sketsa) menjadi sebuah rancangan desain-desain
3. Memilih berbagai warna palette
4. Memilih rancangan artistik secara keseluruhan
5. Merancang anggaran tata artistik
Produksi
1. Menargetkan pengelompokan shot
2. Membentuk setting dan property
3. Melindungi kelangsungan artistik Pascaproduksi

Tim kerja : Divisi artistik  selain karier yang rendah, di sebuah divisi tata artistik masih ada sejumlah pekerjaan lain yang membantu. Seperti :
1. Asisten art director,
2. Set dresser,
3. Set decorator,
4. Property bayer hair and make up,
5. Property master,
6. Wardrobe dresser,
7. Costum designer,
8. Location manager special effect,
9. Production ilustrator.

Penata Artistik atau biasa dikenal Art Director
Yaitu ketua yang menjalankan eksekusi dari seluruh dasar desain tata artistik sebagai tanggungjawab perancang artistik. Semua langkah pemasokan bahan artistik mulai dari awal sampai waktu dilaksanakannya pengambilan gambar serta suara, pada saat proses pembuatan adalah sebuah tanggungjawab art director. Perubahan ketika eksekusi dari rancangan desain tata artistik setidaknya mendapat izin dari production designer. Semua langkah serta hasil dari kerja sang art director adalah sebagai tanggungjawab production designer. Di proyek pembuatan menggunakan anggaran yang minim, tugas art director terkadang dikerjakan oleh production designer karena seorang production designer berfokus pada segala bidang yang berkaitan langsung dengan rancangan tata artistik dibantu oleh asistennya.

Perancang Tata Artistik atau yang dikenal dengan Production Designer
Yaitu seseorang yang ahli di bagian perancangan tata artistik, yang biasanya mendesain beberapa gambar yang sesuai dengan nilai estetika yang berguna untuk produksi sebuah film. Memiliki tanggung jawab ketika membentuk sebuah look dan style dari film tertentu. Mengatur semua yang ahli di bagian tata artistik serta bekerja begitu dekat dengan sang sutradara. Dari ilmunya mengenai arsitektur, periode, tempat, warna, desain,set, sang production designer membuat atmosfir, nuansa serta gaya guna agar menimbulkan perasaan emosi dari keinginan sang sutradara.

Tugas Dan Tanggung Jawab Penata Artistik

Tahap Praproduksi:
1. Sebagai pengatur dari teknik eksekusi atau seorang eksekutor Tata Artistik sedari awal sampai pada saat akan merekam gambar atau subjek serta audio di area yang sudah di siapkan.
2. Membentuk breakdown serta agenda kerja yang khusus keahlian tata artistik.
3. Menyediakan berbagai komponen bahan untuk tata artistik yang serasi dengan sketsa kerja dari sang production designer untuk persiapan sebelum shooting.
4. Serempak dengan manajer produksi serta asisten sutradara membentuk agenda untuk shooting.

Tahap Produksi:
1. Sebagai pengatur dari teknik eksekusi atau seorang eksekutor Tata Artistik dan juga yang bertanggung jawab dalam menyediakan beberapa elemen tata artistik yang serasi dengan bagian proses merekam gambar dan juga audio.
2. Memfokuskan pada bagian pelaksanaan kerja karyawan tata artistik serta memilih mutu hasil yang sebelum dan pada saat merekam subjek.

Hak-hak Art Director:
1. Serempak dengan production designer menentukan serta mencari anggota kerja pada ke ahlian tata artistik yang ahli dan juga sesuai apabila bertugas di sebuah produksi film.
2. Art director berwenang mencegah perbedaan bentuk pada tata artistik dan tidak mempunyai kesepakatan dari sang production designer dan juuga sutradara.

Tugas Dan Tanggung Jawab Perancang Artistik  

Tahap Praproduksi:
1. Menguraikan sebuah skenario serta membicarakannya bersama sutradara dan juga instruktur fotografi untuk menghasilkan penafsiran yang sesuai dalam menciptakan ide pengarang skenario dan sutradara dalam bentuk artistik yang nyata serta membuat konsep style dan look yang sudah disetujui guna sebagai penunjang pencitraan.
2. Dengan asisten sutradara serta location manager melaksanakan hunting lokasi.
3. Dengan sutradara serta instruktur fotografi memutuskan tempat shooting hasil dari anggota hunting lokasi.
4. Dengan sutradara serta instruktur fotografi dan juga departemen produksi memeriksa kembali hasil dari hunting eksterior dan interior. Merancang desain untuk tata letak guna menetapkan set dekorasi serta mengatur bersama sutradara dan juga instruktur fotografi pada saat menetapkan tata letak sebuah kamera.
5. Menciptakan, menetapkan teamwork yang sekiranya sesuai dengan syarat.
6. Menguraikan bagian dari sebuah rancangan desain ke dalam bentuk foto yang akan dipakai sebagai patokan untuk dikerjakan pada waktu mempersiapkan produksi yang dilakukan oleh semua anggota tata artistik dan yang mendukung.
7. Menetapkan keperluan bahan yang cocok dengan spesifikasi yang sudah ditentukan pada rancangan desain artistik bersama semua anggota tata artistik yang berurusan di keahliannya sendiri-sendiri.

Tahap Produksi:
1. Mengatur pekerjaan departemen tata artistik secara teknis di lokasi diatasi oleh art director dan juga asistennya.
2. Menjalankan pemeriksaan dari hasil akhir pekerjaan tata artistik  di awal dan pada saat proses shooting.
3. Senantiasa ada di sekitar sutradara apabila jika harus menangani kesusahan yang ada dalam set pada saat shooting.
4. Siap melawan pergantian apabila kondisi diluar ketentuan.
5. Konsekuen dari hasil serta kualitas tata artistik baik dilihat dari sisi teknis ataupun estetikayang utuh.

Hak-hak Perancang Tata Artistik
1. Memperoleh total dan mutu kru produksi yang sudah ahli, media bahan kerja serta melengkapi sebuah kualitas.
2. Penyampaian rancangan tata artistik terhadap sutradara serta produser bersama keinginan supaya penyampaiannya disepakati mengetahui bahwa berhubungan dengan rancangan anggaran tata artistik.
3. Apabila terdapat pergantian rancangan semula, perancang tata artistik harus di informasikan pergantian itu awalnya.

Unsur - Unsur Tata Artistik Dalam Perfilman 

Unsur artistik adalah salah satu unsur yang penting dalam suatu pertunnjukan seni, entah itu teater, drama, musik, atau film. Ada tim khusus menangani dan bertanggung jawab tentang semua tampilan secara visual, seperti apa tampilan itu bisa menginformasikan sebuah pesan atau konsep yang akan disampaikan agar tercipta kondisi yang di inginkan serta dapat menumbuhkan minat para penonton. Tim ini dikenal sebagai penata artistik. Penata artistiklah yang menentukan semua bagian visual serta gaya artistik yang dipakai dan waktu kegiatan dibutuhkan. Penata artistik diharuskan agar bisa mengartikan konsep, ide, pesan, dan suasana hati ke dalam sebuah tampilan visual yang cocok dengan ke inginan pelanggan jadi dibutuhkan proses pembicaraan untuk menggabungkan pandangan tentang konsep yang akan di ciptakan dan mengimajinasikannya ke dalam sebuah tampilan visual. Biasanya sesuatu yang diminta pelanggan tidak sesuai dengan apa yang diartikan oleh sang penata artistik jadi membutuhkan revisi berulang kali. Apalagi terkadang ada pendapat dari pelanggan pada waktu agenda yang mendesak.
Tata artistik meliputi berbagai unsur yaitu :
1. Tata panggung, berkaitan dengan pembentukan tampilan di atas panggung yang di cocokan dengan adegan sehingga dapat mendukung dalam menciptakan situasi agar lebih bisa hidup.
2. Tata cahaya, berhubungan dengan setting pencahayaan di atas panggung yang membantu dalam setiap adegan.
3. Tata musik, berkaitan dengan setting musik yang mengikuti setiap adegan agar mendukung situasi yang di inginkan.
4. Tata suara, berkaitan dengan setting berbagai suara di atas penggung misalnya suara musik pengiring dan juga suara pemain. Disetting supaya suara didengar jelas oleh para penonton.
5. Tata rias dan tata busana, dibutuhkan untuk menciptakan kesan hidup pada sebuah tokoh yang dimainkan oleh seorang aktor.

Post Top Ad

MAIN MENU