Kamis, 04 Januari 2018

Permainan Tradisional Indonesia Beserta Asal dan Cara Bermainnya

Permainan Tradisional Indonesia Beserta Asal dan Langkah  Bermainnya




RumahKreative.id– Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak beragam budaya, bahasa, dan agama,selain itu Indonesia juga merupakan negara dengan alam yang sangat menabjubkan beserta rempah-rempah maupun flora dan fauna.



Macam-macam Permainan Tradisional yang  ada di Indonesia dan Cara Bermainnya


1. Permainan Tradisional ABC Lima Dasar di Indonesia


Apakah kalian sering bermain permainan ini? Atau pernah dengar dengan permainan ini? Nama permainan tradisional ini diangkut dari cara bermainnya, karena memakai ke lima jari kalian  untuk bermain ABC-an. Permainan tradisional tidak membutuhkan alat apapun karena cuma menggunakan jari-jari tangan  yang telah di anugerahkan dari Tuhan sebagai alat perhitungan abjad.

Permainan Tradisional ini biasanya dimainkan oleh dua sampai lima orang, ketika  semakin banyak yang bermain  permainan juga akan lebih berasa semakin ramai. Cara untuk memainkan prmainan ini sangat gampang, kalian perlu menyetujui nama-nama yang  akan dijadikan tema dalam permainan tradisional tersebut.

jika sudah terkumpul anak yang ingin bermain lalu tentukan judul yang akan dimasukkan, dari semua jari teman-teman kalian  mulailah berhitung dengan huruf alfabet yang sudah ditentukan sebelumnya. Contonhnya dari semua jari teman-temanmu keluar ada 4 jadi huruf keempat alfabet adalah “D” nah huruf “D” ini akan menjadi huruf dari bagian tema yang huruf awalnya “D”.

Jika pemain yang menjawabnya paling akhir ataupun ada juga yang tidak bisa menjawab akan mendapatkan sanksi yang sudah disepakati sebelumnya permainan dimulai. Permainan ini dapat melatih otak agar bisa berfikir lebih cepat.

2. Permainan Tradisional Benteng di Indonesia

 


Permainan Tradisional benteng-bentengan merupakan salah satu permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak pedesaan dan permainan paling favorit bagi anak tahuun90-an teruatama anak laki-laki, karena permainan ini secara tidak langsung mengajarkan strategi perang dan kesigapan dalam menangkap dan menghindar dari musuh.

Sayangnya permainan tradisional kini sudah jarang  dimainkan oleh anak-anak negeri karena anak-anak zaman sekarang sudah di belajarin gadget dari kecil.

Sejarah Permainan :

Permainan ini sudah terkenal sejak zaman dahulu,terutama pada masa Indonesia berhasil kabur dari para penjajah belanda dan menyatakan kemerdekaannya, yang pada masa itu Indonesia semakin maju/bangkit.
Berbagai media mengatakan permainan tradisional bentengan  menjabarkan perjuangan bangsa Indonesia pada zaman dahulu untuk melawan penjajah belanda, kdi karenakan permainan ini membutuhkan strategi dan perjuangan yang kuat.

Permainan benteng-bentengan dapat dimenangkan jika salah satu kelompok berhasil merebut kekuasaan yang nantinya akan dijadikan sebagai benteng pertahan oleh musuh.

 Cara Bermain :

  1. Pemain ini dibagi menjadi dua kelompok, setiap kelompoknya beranggota 4 hingga 5 anak.
  2. Setiap kelompok harus memiliki wilayah kekuasaan yang telah ditentukan sebelumnya.
  3. Pemain yang memasuki wilayah kekusaan musuh lalu akan disentuh oleh pemian lawan dan akan di tahan di sebelah benteng lawan dengan jarak antara 3 -5 meter.
  4. Jika ada teman sekelompok yang menyentuhnya kembali, maka pemain itu lolos dari tahanan dan kembali bermain seperti biasa.
  5. Jika ada yang berhasil menyentuh benteng lawan tanpa terkena sentuhan dari kelompok lawan maka kelompoknya akan menjadi pemenang.

3. Permainan Tradisional Balap Karung di Indonesia


Balap karung yaitu permainan tradisional yang sudah terkenal hingga sekarang dan masih sering dimainkan oleh anak-anak apalagi ketikamemperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Permainan ini dimainkan oleh setiap kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Permainan Tradisional sudah terkenal di Indonesia, mulai dari Sabang sampai merauke.

Sejarahnya sebagai berikut :




Perlu diketahui bahwa permainan tradisonal ini sudah muncul sejak zaman dahulu bahkan ada yang mengatakan permainan ini ada sejak zaman Indonesia yang masih dijajah oleh Belanda. Permainan ini di ciptakan oleh misionaris Belanda yang biasanya digelar saat perayaan Belanda.

Dari zaman dulu permainan ini sangat sering dimainkan oleh anak-anak yang  berumur 6 sampai 12 tahun,sampai menjadi populer dan sering juga dimainkan oleh anak-anak desa. Di Indonesia sering dimainkan pada saat peringatan perayaan tradisional seperti peringatan 17 agustus, awalnya permainan tradisional hanya dimainkan oleh anak-anak desa, tetapi semakin kesini permainan tradisional menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Cara bermain :


  1. Buatlah garis awal dan akhir berjarak hingga 7 sampai10 meter.
  2. pakailah karung hingga menutupi semua bagian kaki.
  3. Disaat permainan dimulai, lompatlah dengan secepat-cepatnya hingga mencapai garis finish.
  4. Peserta balap karung terdiri dsari 3 hingga 6 orang.
  5. Permainan juga bisa dimainkan dengan kerjasama tim maupun sendirian.

4. Permainan Tradisional Boi-boian di Indonesia


Boi-boian merupakan salah satu permainan tradisional bangsa Indonesia yang berasal dari  bhasa Jawa, namun kini sudah jarang dan juga sulit ditemukan.

Sejarahnya


sejak zaman dahulu permainan ini sudah ada , tidak bisa ditemukan sumber kepastian yang membicarakan awal keberadaan dan asal-usul permainan tradisional ini, pastinya permainan ini sudah menjadi permainan tradisional bangsa Indonesia.



Permainan ini dimainkan anak-anak laki-laki yang tinggal di pedesaan ketika sore hari.Biasanya setelah shalat ashar dan bahkan juga bisa dimainkan oleh anak perempuan, permainan tradisional dimainkan sebagai media penghibur pada waktu luang/kosong.

 Cara Bermain boi-boian


  1. Permainan dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompoknya beranggotakan 4 - 5 pemain.
  2. Permainan biasanya menggunakan pecahan keramik atau genting yang disusun ke atas.
  3. Selain menggunakan artikel artikel pecahan dari keramik, permainan boi boian ini juga bisa menggunakan bola kasti, jika tidak ada bola kasti, maka bisa diganti dengan membuat bola dari kertas yang dibentuk menjadi bulatan padat dan diikat dengan menggunakan karet gelang.
  4. Tim pertama bekerja menyusun pecahan keramik dan tim kedua bekerja menghancurkan genting dengan melemparkan bola kasti maupun bola kertas.
  5. Permainan ini mula-mula diawali dengan menghancurkan genting dan melemparkan bola ke arah genting yang sudah disusun dengan rapih yang dimulai dengan cara menggelindingkan bola kasti maupun bola kertas tersebut.
  6. Apabila susunan keramik hancur, maka tim yang menyusun bekerja kembali untuk menyusun keramik tersebut sambil menghindari bola yang terus dilemparkan ke arah genting.
  7. Jika pemain yang menyusun keramik kena bola tersebut, maka ia akan kalah dalam permainan dan jika tim penghancur tidak mengenai sasaran keramik maka ia akan kalah dalam permainan tersebut.

Demikianlah pembahasan artikel yang dapat kami paparkan, Semoga Artikel ini bisa bermanfaat untuk kalangan banyak orang. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, kami menyadari Artikel ini belum begitu sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar makalah ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi diwaktu yang akan datang.
Sekian.


Post Top Ad

MAIN MENU