Rabu, 31 Januari 2018

Pengertian Dalam Shotting Dan Editing

shotting dan editing


shotting Dan Editing-.Shotting adalah sebuah proses melakukan pengambilan suatu gambar dalam pembuatan suatu film atau vidio. Dan termasuk juga dalam proses pemeroduksian yang harus membutuhkan Persiapan yang matang,skill,dan juga pengetahuan dalam melakukan shoting. Dan mengetahui teknik shot itu sendiri dalam suatu vidio adalah Salah satunya.

Editing merupakan suatu proses memotong-motong dan merangkai atau menyambungkan bebagai potongan-potongan gambar sehingga akan menjadi suatu film yang utuh dan juga dapat dimengerti. Bagian editing atau Post production atau sering disebut juga bagian edit-mengedit merupakan suatu bagian yang Nantinya akan mensortir hasil-hasil dari shooting, baik drama maupun non-drama.


  • Editing offline


Setelah melakukan proses shooting selesai, script boy atau girl membuat loggingnya, yatiu mencatat kembali hasil dari semua bagian shooting dengan berdasarkan catatan shooting dan gambarnya. Dan juga dari beberap nomor kode berupa digit, detik, menit, dan jam atau logging time code dimunculkan kembali dalam gambar atau data dan hasil dari pengambilan setiap shoot dicatat. Kemudian berdasarkan dari hasil catatan tersebut nantinya sutradara juga akan membuat bagian-bagian editing kasar (editing offline). Sesudah proses editing kasar ini selesai, Nantinya reporter akan membuat naskah yang juga dilengkapi dengan berbagai uraian narasi, timecode, dan bagaian-bagian lainnya yang harus diisi dengan ilustrasi musik.


  • Editing online

Editing online berdasarkan Hasil dari naskah editing, editor akan mengedit hasil dari shoting asli. Sambungan-sambungan dari tiap shoot dan juga adegan (scene) akan dibuat tepat berdasarkan hasil dari catatan time-code dalam bentuk naskah editing. Begitu pula dengan sound asli dimasukkan ke dalam Proses editing dengan paduan level yang seimbang. Setelah melakukan proses editing online sudah siap, proses berlanjut dengan proses mixing


  • Mixing atau pencampuran antara gambar dengan suara.

Jika narasi sudah direkam dan ilustrasi musik juga sudah direkam, kemudian dimasukkan ke dalam pita hasil dari editing online sesuai petunjuk atau ketentuan yang sudah tertulis dalam teks naskah editing. Keseimbangan suara antara sound effect dan suara asli, suara antara narasi dan musik juga harus dibuat sedemikian rupa agar tidak saling mengganggu. Setelah melakukan proses mixing ini bagian penting dalam post-production ini bisa di katakan sudah selesai.

Teknik Shotting Vidio

shotting vidio


Berikut adalah beberapa teknik shotting vidio dari sudut pengambilan gambar dan ukuran gambar. 

A.      Sudut Pengambilan Gambar (Camera Angle)
teknik sudut pengamblan gambar

  • Frog Eye adalah suatu Teknik pengambilan gambar dengan ketinggian sejajar antara kamera dengan dasar, ketinggian obyek atau dengan kedudukan yang lebih rendah dari dasar kedudukan obyek. Dengan teknik ini akan dihasilkan suatu pemandangan objek yang besar. Biasanya akan terjadi distorsi perspektif yang berupa pengecilan ukuran, sehingga akan menghasilkan kesan keagungan, dan kekokohan.
  • Low Angle atau Sudut pengambilan dari bagian bawah obyek sehingga akan terkesan objek jadi membesar.
  • Eye Level atau Sudut pengambilan gambar yang sejajar dengan obyeknya. Nantinya hasil akan memperlihatkan tangkapan dari pandangan mata seseorang atau yang mempunyai ketinggian tubuh yang tepat, ketinggianya sama dengan obyek. Atau Normal shot
  • High Angle atau Sudut pengambilan gambar dari atas obyek sehingga akan terkesan obyek menjadi mengecil. Selain dari itu teknik pengambilan gambar sperti ini mempunyai kesan dramatis, yakni akan terkesan kerdil.
B.      Ukuran Gambar

 Berikut adalah berapa jenis teknik pengambilan gambar dari berdasarkan ukuran gambar antara lain:

  • Extreme Close Up (ECU) adalah Pengambilan gambar sangat dekat sekali, sampai-sampai pori-pori kulit pun akan terlihat. Dan dengan memperlihatkan secara jelas suatu obyek secara.
  • Big Close Up (BCU) adalah Pengambilan suatu gambar dari atas kepala sampai dagu obyek. Dengan menonjolkan obyek tertentu untuk menimbulkan ekspresi tertentu.
  • Close Up (CU) adalah Pengambilan gambar dari atas kepala hingga kebawah leher. Dan untuk memberi gambaran suatu obyek secara jelas.
  • Medium Close Up (MCU) adalah Ukuran gambar yang sebatas dari kepala hingga dada. Bertujuan untuk menegaskan profile seseorang.
  • Medium Shot (MS) adalah ukuran suatu gambar sebatas yang dari kepala hingga pinggang. Yang bertujuan untuk memperlihatkan seseorang.

Jenis-Jenis Teknik Editing

teknik editing

Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis teknik editing:

  • Editing intercut (intercutting editing)
Adalah teknik pemotongan suatu gambar dari berbagai macam aksi yang terjadi secara serentak (berbarengan) di tempat lokasi yang sama maupun lokasi yang berbeda.

  • Editing analitis (analityc editing)
Adalah teknik mengedit yang menggunakan beberapa bagian gambar yang mempunyai ukuran yang berbeda, contohnya adalah sekuen yang diambil dari gambar anggle longshot akan menunjukkan letak geografis disekitar dan akan ditunjukkan dengan gambar yang lebih dekat.

  • Editing kontinuitas (continity editing)
Adalah teknik mengedit untuk mengikuti suatu aksi agar mengikuti patokan tertentu, contohnya adalah aksi kejar-kejaran antara dua pengendara motor, sekuen memperlihatkan gambar pengendara motor dikejar melewati sebuah Tiang, dan gambar selanjutnya menunjukkan pengendara motor yang mengejarnya melewati tiang tersebut.

  •  Editing pandangan (point of view)
Adalqh teknik mengedit yang membangun hubungan antara dua tempat berbeda, dan ada frame lain diluar frame shot yang sedang berlangsung. Contohnya, seseorang yang memandang kearah kanan layar dan dilanjutkan dengan benda (objek) apa yang dilihat orang tersebut.


Transisi Dalam Editing

berbagai jenis transisi

Transisi dalam editing adalah suatu efek dimana terjadi ketika dua video bertemu secara acak (tumpang tindih). Artinya, transisi hanya dapat dihasilkan pada daerah tertentu saja dimana kedua video saling menimpa. Dan jika hanya ada satu gambar transisi berarti tidak dapat digunakan.

Jenis Transisi
  • .      Additive Dissolve
Efek additive dissolve ini seperti bentuk transparasi dari dua video yang saling bertemu. Pada suatu daerah yang bertumpang tindih di wilayah transisi tersebut, video A akan bertambah tinggi transparansinya sehingga habis di akhir batas transmisi

  • Barndoor
Efek bandor ini adalah jenis penggeseran kedua arah. Contoh, video B akan muncul dari posisi yang sudah ditentukan dan akan menggeser kedua arah sehingga video A akan tergeser atau tertutup.

  •  Clock Wipe
Efek clock wipe ini bergerak layaknya sebuah jarum jam. Video A akan muncul dan akan menggantikan dari posisi video B seperti layaknya arah jarum jam. Linear Wipe, seprti makna dari namanya, efek ini akan terjadi dengan menyapu atau menggantikan video A Dengan video B dengan bentuk linear. Dan arah dari awal transisi dapat kita ditentukan apakah dari kanan, kiri, atas, bawah atau dari sudut tertentu.

Post Top Ad

MAIN MENU