Kamis, 18 Januari 2018

Analisa Kegagalan Konstruksi Penyebab Selasar Gedung BEI Ambruk Menurut Beberapa Ahli

Konstruksi Penyebab Selasar  Gedung BEI Ambruk



Rumahkreatuve.id - Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengakui adanya kegagalan bangunan konstruksi selasar dalam peristiwa runtuhnya selasar tersebut atau lantai gantung yang berada di lantai I Tower II Gedung BEI, Jakarta kemarin.

 Danis Hidayat Sumadilaga selaku kepala Balitbang PUPR,mengatakan, dirinya turut menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut yang terbilang 'langka' itu.


"Jadi ini selasar ya bukan balkon. Jadi yang pertama ini ada kegagalan bangunan, kita prihatin," kata Danis Hidayat Sumadilaga


 Yang perlu dipahami sat ini bersama adalah peristiwa tersebut bukan terjadi pada gedung utama atau main structure tapi pada selasar yang menjadi penghubung antar bagian-bagian. Kendati demikian, Ia mengatakan, selasar ini adalah bagian dari konstruksi gedung. Pihaknya sedang mengidentifikasi struktur  kontruksi pembangunan selasar tersebut baik secara waktu dibuat nya hingga struktur bangunan. Secara umum, terlihat bahwa selasar itu berjenis selasar gantung.


Kemampuan  menahan beban lebih dari selasar itu menjadi kajian yang utama bagi pihaknya. "Nah, Kita harus kaji lebih dalam, nanti materialnya bagaimana. Perencanaan bagaimana desainnya gimana, berapa kemampuan dia dalam menahan beban. Berapa pada saat kejadian itu  beban yang terjadi," ujarnya.

Sedangkan Pakar Konstruksi Universitas Indonesia Yuskar Lase mengatakan setidaknya ada tiga sebab bangunan selasar ambruk, seperti kasus selasar di gedung BEI runtuh. Pada Senin siang, 15 Januari 2018,


Kemungkinan Kegagalan Konstruksi Selasar

Analisa Kegagalan Konstruksi Penyebab Selasar  Gedung BEI Ambruk Menurut Beberapa Ahli
"Kemungkinan pertama, perencanaan yang kurang cermat," kata Yuskar Setiap proyek konstruksi pasti selalu dimulai dengan proses perencanaan agar proses ini berjalan dengan baik maka ditentukan terlebih dahulu sasaran utamanya. Perencanaan dapat didefinisikan sebagai peramalan masa yang akan datang dan perumusan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan berdasarkan peramalan tersebut. Bentuk perencanaan dapat berupa perencanaan prosedur, perencanaan metoda kerja, perencanaan standar pengukuran hasil,perencanaan anggaran biaya, perencanaan program (rencana kegiatan beserta jadwal).

Kemungkinan kedua, konstruksi bangunan  bisa ambruk dikarenakan pada saat pelaksanaan konstruksi atau pembangunannya kurang cermat. Perubahan dari fungsi bangunan, kata Yusak, juga bisa memicu bangunan tersebut ambruk. Perubahan dari fungsi bangunan tersebut bisa saja  menyebabkan bangunan  tersebut rubuh karena penggunaan yang tidak di peruntukan. Pada selasar BEI, struktur bisa menggunakan dengan sistem gantung dan kolom penyangga.

"Kedua sistem tidak ada yang salah. Tapi, kalau sistem gantung memang ada kelemahan. Sebab, kalau sistem gantung beton mengalami penarikan. Berbeda dengan sistem sanggah yang lebih kuat tekanannya," ujarnya.
Gedung BEI Ambruk


Menurut nya  butuh waktu yg lebih untuk mengetahui penyebab ambruknya selasar BEI. dan menurutnya, perlu ada pengujian material  yang ada di lapangan dan dilakukan pengambilan gambar. "Analisanya nanti seperti diagnosis yang dilakukan dokter terhadap penyakit. Jadi, untuk mengetahui penyebab pasti harus diuji," ujarnya.

Selain itu neburut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengira bangunan itu tidak di mendapat  pemeriksaan berkala. "Gedung tinggi punya jadwal tertentu untuk pengecekan. Tidak mungkin tidak dicek. Mungkin ini lolos dari pengamatan," kata dia di kantornya.

Sedangkan menurut Setyo, pengecekan berkala gedung sarana publik diperlukan agar menjamin kelaikan fungsi. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Pasal 1, yang menyebutkan pemeriksaan keandalan bangunan dilakukan pada tenggang waktu tertentu guna menyatakan kelaikan fungsi.

Namun sat ini Setyo belum bisa memastikan apakah bencana ini disebabkan oleh keretakan struktur atau sejenisnya. Yang jelas, penyebabnya bukan bom atau peledak. "Ini freak accident. Aneh tapi nyata. Siapa sangka bangunan BEI bisa roboh?" ucap dia.

Untuk mencari tahu penyebab robohnya bangunan, polisi bakal meminta keterangan dari kontraktor dan mengecek cetak biru bangunan BEI. Penyidik, kata Setyo, bisa mencari profil kekuatan gedung dari dua sumber itu. "Misalnya kekuatan gedung harusnya hingga 25 tahun, tapi belum sampai umurnya sudah roboh. Itu yang diselidiki," kata dia.


Post Top Ad

MAIN MENU