Senin, 23 Oktober 2017

Pengertian Dan Jenis Dinding Serta Macamnya


Dinding merupakan salah satu elemen bangunan yang berfungsi memisahkan dan membentuk ruangan.Teknologi menghadirkan fungsi baru dari dinding dan menyajikan berbagai macam jenis finishing-nya. Fungsi lain dari dinding yaitu sebagai pendefinisi ruangan, peredam suara, melindungi bagian dalam bangunan dari paparan sinar matahari,hujan,maupun binatang dan sebagainya. Berdasarkan fungsinya, dinding terbagi menjadi beberapa bagian yaitu dinding partisi, dinding pembatas , dinding penahan dan masih banyak lagi.

Dinding memiliki beberapa fungsi yaitu:

  • Pembatas antar ruang bagian dalam, luar, samping,depan dan belakang.
  • Pembentuk daerah fungsi (zoning) dalam bangunan. Ruang tidur dengan ruang dapur dan ruang-ruang lainnya dipisahkan oleh dinding dan masing-masing ruangan memiliki funsi yang berbeda.
  • Pelindung dari pengaruh di lingkungan luar tempat kita tinggal dan beraktifitas.
  • Menambah keindahan pada bangunan, pada rumah dan bangunan modern seringkali menampilkan dinding luar di ekspose sedemikian rupa untuk menambah daya tarik suatu bangunan tersebut
  • Pada struktur bangunan tertentu dinding berfungsi sebagai pemikul beban (shear wall), Umumnya terdapat pada bangunan dengan denah yang tidak teratur dan bertingkat, hal ini untuk mengurangi gaya geser berlebihan yang akan diterima struktur bangunan sehingga bangunan tersebut aman terhadap bahaya roboh.

Berikut ini jenis-jenis dinding:

  1. Dinding Batu Bata (Struktural & non Struktural)


Dinding batu bata adalah dinding yang paling sering digunakan dalam pembangunan baik perumahan sederhana maupun pembangunan gedung-gedung yang berukuran besar. Karena itu pasangan batu bata memiliki nilai seni tersendiri dalam sistem pemasangannya dalam konstruksi bangunan atau dinding. Pembuatan batu bata harus memenuhi peraturan umum untuk bahan bangunan di Indonesia NI-3 dan peraturan batu bata merah sebagai bahan bangunan NI-10.
Adapun kelebihan dari dinding batu bata yaitu:Kuat dan tahan lama,Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan, Keretakan relatif jarang terjadi.
Namun, batu bata memiliki kekurangan tersendiri yaitu: Biaya yang cukup tinggi, Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan batako dan bahan dinding lainnya.


       2. Batako Semen Pc / Batako Pres (Struktural & non Struktural)


Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu. Jenis dinding ini ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Pembuatannya menggunakan cetakan yang dipres secara maksimal, dan dibakar dengan tungku khusus, dengan panas yang tinggi. Ukuran harus tepat sehingga pemasangannya tidak perlu diadakan plesteran.
Kelebihan dari dinding batako pres yaitu:Pemasangan batako lebih cepat, Kedap air sehingga sangat kecil terjadinya rembesan air,Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.
Namun dinding batako pres memiliki kekurangan:Kekurangan dinding batako pres:Harga relatif lebih mahal dibanding batako tras, Mudah terjadi retak rambut pada dinding,Mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.


        3. Dinding Bata Kapur (Struktural & non Struktural)


Ukuran dinding bata kapur 8 cm x 17 cm x 30 cm. Dinding ini banyak digunakan pada rumah-rumah di pedesaan, perumahan rakyat,pagar pembatas tanah, atau rumah sederhana. Dinding bata kapur terbuat dari campuran tanah liat dengan kapur gunung. Waktu pemasangan pun cepat dan sedikit memakaian adukan semen-pasir. Bila telah terpasang dan diplester dinding ini tidak akan terlihat dari tanah dan kapur. Dinding ini memerlukan kolom pengaku (kolom praktis) setiap 2,5 m.


        4. Dinding Bata Hebel Atau Celcon (Struktural & non Struktural )


Bata hebel dibuat dengan mesin pabrik.Dinding bata hebel atau celcon adalah bahan bangunan pembentuk dinding dengan mutu yang relatif tinggi. Dinding jenis ini bisa  tidak di plester, cukup di aci saja karena permukaannya yang sudah rata dan permukaan batu yang lebar. Hanya saja ketebalan kusennya harus disesuaikan. Selain itu, dalam praktik pemasangan sedikit bahan yang terbuang percuma. Bata ini cukup ringan, halus, dan memiliki tingkat kerataan yang baik. Bisa langsung diberi aci tanpa harus diplester terlebih dulu, dengan menggunakan semen khusus. Bahan dasar acian/semen tersebut adalah pasir silika, semen, filler, dan zat aditif. Untuk menggunakannya, semen ini hanya d icampur dengan air. Tetapi bisa juga menggunakan bahan seperti pemasangan batako.
Kelebihan dari dinding bata hebel atau celcon:Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air,Pemasangan lebih cepat dengan pemotongan yang lebih mudah dengan menggunakan gergaji,Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 - 12,Ringan, tahan api, dan mempunyai kekedapan suara yang baik.Kekurangan yang di miliki dinding bata hebel atau celcon yaitu:Harga relatif lebih mahal,Tidak semua tukang pernah memasang bata jenis ini,Hanya toko material besar yang menjual dan penjualannya dalam jumlah m3.


        5. Dinding Partisi (non Struktural)


Sesuai dengan namanya dinding partisi memang dikhususkan untuk sekat antar ruang. Karena di desain sebagai sekat antara ruang satu dan yang lain, dinding ini memiliki desain konstruksi yang lebih praktis dan ringan dibanding dengan konstruksi dinding yang lain. Bahan partisi untuk dinding jenis ini termasuk bagus dan murah. Sayangnya dinding ini tidak bisa digunakan untuk dinding luar (eksterior). Ini disebabkan sifat bahannya yang kurang menjamin faktor keamanan dari gangguan luar. Disamping tidak cocok untuk konstruksi terbuka, dinding jenis ini juga tidak dirancang untuk memikul beban yang berat. Dinding macam ini banyak digunakan sebagai bahan penyekat ruangan, terutama di perkantoran. Bahan yang dipakai umumnya terdiri dari lembaran multiplek atau papan gipsum dengan ketebalan 9-12 mm. Dari segi beban terhadap bangunan, dinding partisi dapat diabaikan.


    6. Dinding Batako (Struktural & non Struktur)


Batako adalah batu buatan yang dalam pembuatannya tidak dibakar,bahannya dari tras dan kapur, juga dengan sedikit semen. Pemakaian batako lebih hemat dalam beberapa segi, seperti: per m2. Luas tembok lebih sedikit jumlah batu yang dibutuhkan, sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Bentuk batu batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi-variasi yang cukup, dan jikakualitas batu batako baik, dinding batako tidak perlu diplester. Batu batako dapat dibuat dengan mudah dengan alat-alat atau mesin yang sederhanadan tidak perlu dibakar.
Kelebihan dari dinding batako yaitu:Pemasangan relatif lebih cepat dan Harga relatif murah.
Namun dinding batako ini juga memiliki kekurangan yaitu: Rapuh dan mudah pecah, Menyerap air sehingga dapat menyebabkan tembok lembab,Dinding mudah retak,Penggunaan rangka beton pengaku relatif lebih banyak, antara 7,5 – 9 m2.

Namun tidak hanya di atas jenis-jenis dinding namun berikut ini macam dinding yang lainnya yaitu:

Dinding tirai atau curtain wall, yaitu dinding yang digunakan bangunan tinggi sebagai pelindung dari cuaca. Kaca digunakan sebagai material non-struktur yang ringan, sehingga bangunan tak harus menanggung beban berat.Dan juga ada Dinding pemisah, yaitu dinding yang digunakan untuk memisahkan dua area. Salah satu dinding pemisah yang terkenal yaitu tembok Berlin yang memisahkan Berlin Timur dan Barat.


Jenis Bahan dan Material Untuk Dinding


Dinding rumah itu seperti pakaian yang kita kenakan. Pilihan anda tentang pakaian tentu bergantung pada lokasi tempat tinggal anda, gaya yang akan ditampilkan, dan  faktor dari harga. Namun tidak seperti pakaian, material dinding rumah Anda tidak akan semudah itu untuk diganti. Kebanyakan dari kita menginginkan sesuatu yang bagus di hari pertama pembuatan dan tetap terlihat bagus di tahun-tahun selanjutnya.
Berikut ini jenis bahan yang di gunakan bahan bangunan:

  • Dinding dengan Susunan Horisontal

Dinding jenis dinding ini bisa dibuat dari kayu, aluminium, vinyl atau semen fiber. Pilihan dinding rumah seperti ini cocok untuk bangunan dengan gaya kolonial atau tradisional karena bisa bekerja sangat baik dengan bangunan yang sederhana, berbentuk kotak dan memiliki komposisi simetris.

  • Dinding Dari Papan

Dinding jenis ini tersedia dalam bentuk kayu dan semen fiber. Dinding rumah dari papan merupakan pilihan tepat untuk rumah dengan desain tradisional. Dinding jenis ini disusun secara vertikal untuk menciptakan tampilan rumah lebih tinggi.Susunan bagian sisi dengan plank dan papan pada eksterior yang sama menciptakan tampilan yang nyaman dan menginspirasi.

  • Dinding Sirap

Tersedia dalam bentuk vinyl (polymer), kayu dan semen fiber, sirap sangat cocok untuk rumah dengan desain tradisional yang memiliki sirap, kerajinan tangan atau estetika Kerajinan dan Kesenian.

  • Dinding Panel Semen Fiber

Lembaran besar dari panel semen fiber dapat menciptakan sebuah permukaan yang datar. Estetika dari penggunaan dinding rumah jenis ini cenderung lebih kontemporer.

  • Dinding Plesteran

Dinding plesteran adalah pilihan yang cocok untuk eksterior dengan permukaan besar dan geometri sederhana. Material dinding plesteran ini tersedia dalam pilihan sintetik dan alami, selain itu juga cocok untuk rumah dengan desain modern hingga kontemporer.

Jenis Material yang di gunakan yaitu:

  1. Batu Bata
  2. Batako
  3. Bata Raingan
  4. Partisi Gypsum atau GRC Fiber Semen

Gambar Wallpaper Dinding yang perlu anda Ketahui


Salah satu hal yang membuat ruang tamu terlihat mewah dan nyaman yaitu mempercantik ruang tamu dengan memasang gambar wallpaper pada dinding ruang tamu.Jika penggunaan warna cat pada dinding ruang tamu merupakan  hal yang sudah biasa di kebanyakan rumah, maka anda dapat menghindarinya dengan menggunakan gambar wallpaper dinding ruang tamu sesuai ide dan selera anda. Penggunaan wallpaper pada dinding ruang tamu menjadi salah satu cara yang efektif dan  alternatif dalam mempercantik ruangan tamu anda,akan tetapi desain motif wallpapernya harus selaras dengan desain dekorasi interior ruang tamu anda.


Trik agar memudahkan anda dalam memilih gambar wallpaper dinding ruang tamu minimalis, Anda bisa menentukan terlebih dahulu mengenai temanya yang akan di desain nanti di dinding anda. Setelah itu, anda bisa memilih gambar wallpaper dinding yang sesuai, motif dan gambar wallpaper dinding sangat beragam jenisnya mulai dari bunga, pola garis atau yang lainnya, memilih motif atau mendesain wallpaper yang sesuai konsep rumah anda.


Post Top Ad

MAIN MENU