Jumat, 06 Oktober 2017

Dasar dan Teknik Fotografi Indonesia


Fotografi Indonesia


Fotografi Indonesia-Perkembangan Fotografi Indonesia sangat berkembang pesat dari tahun ketahun. Fotografi bukanlah hanya bagaimana cara menekan tombol shutter saja akan tetapi,fotografi merupakan seni yang rumit.

Anda membeli sebuah kamera Dslr yang harga nya jauh lebih mahal dari kamera saku yang hanya sekedar untuk jepret sana sini yang tidak akan membuat mengembangkan keahlian kita terhadap Dunia Fotografi Indonesia.

Setelah mendapatkan tips dalam melakukan fotografi,sekarang saatnya menelunsuri lebih dalam. Fotografi mempunyai banyak teknik yang dapat dipelajari,setiap teknik akan menghasilkan yang berbeda sesuai dengan kegunaannya.

Berikut Beberapa Pengetahuan Dasar Fotografi :


1. Mengenal Kamera 

Hal paling utama yang harus dipelajari bagi seorang fotografi adalah mengenal sebuah kamera itu sangatlah penting. Sebagai Fotografer sudah seharusnya kamu menyatu dengan yang namanya kamera. Kenali dan pelajari fungsi tombol-tombol yang ada di kamera. beberapa contoh tombol yang ada pada kamera seorang fotografer

-Lensa merupakan bagian pokok kamera yang bekerja sama dengan body kamera.
-Tombol Stabilizer (IS,VR,VC) berfungsi menstabilkan getaran oleh tangan saat memotret yang berpotensi membuat hasil foto menjadi motion-blur
-Tombol pembuka lensa berfungsi melepas lensa
-Tombol fokus yang terdiri dari auto focus (AF) dan manual focus (MF)
-Tombol pembuka flash membuka lampu flash pembuka,
-Grip

2. Cara Menekan Tombol Shutter

Tombol Shutter adalah tombol yang anda tekan pada kamera untuk mengambil gambar. Cara menekan tombol shutter pada kamera berbeda ngengan cara menekan tombol shutter pada kamera ponsel.

3. Mengenal Exposure 

Exposure memberikan sebuah perumpamaan,dalam hal ini kita di umpamakan segitiga exposure seperti halnya sebuah kran air.
Tentu bukan perumpamaan yang sempurna,akan tetapi kita mendapatkan ide dasarnya.sebagaimana anda lihat kalau exposure adalah jumlah air yang keluar dari kran berarti kita bisa mengubah nilaiexposure dengan mengubah salah satu atau kombinasi ketiga elemen penyusunnya. Jika kamu mengubah shutter speed,berarti mengubah beberapa lama kran air yang terbuka.

4. Mengenal Mode Pemotretan 

Bagi anda yang baru mengenal kamera banyak pengaturan pada kamera tentu akan membuat bingung.A/AV,S/TV,P,Macro,dll adalah kecerdasan prosesor pada kamera dalam mengatur shutter speed,aperture,ISO,dan lampu flash yang membantu fotografer dalam pemotretan.
- Auto Mode
Semua setelan diatur oleh kamera termasuk white balance.
- Program
Kamera mengatur shutter speed dan aperture
- Aperture Priority
Kamera mengatur shutter speed
- Shutter Priority
Kamera mengatur aperture diafragma 
- Potrait
Semua setelan diatur oleh kamera untuk memotret wajah. Biasanya kamera akan menyetel pada bukan diafragma besar
- Macro
Semua setelan diatur oleh kamera untuk pemotretan jarak dekat (makro)


5. Mengatur Fokus Kamera

Penggunaan fokus tidak hanya menyangkut soal lensa saja. Ada beberapa pengaturan tambahan yang perlu anda pahami bagaimana kerjanya untuk benar-benar fokus. Apabila kita keliru dalam menerapkan pengaturan fokus di kamera akan berakibat sangat fatal dan akan mempengaruhi hasil gambar.

6. Settingan Kamera

Selain segitiga exponsure ada beberapa pengaturan kamera yang perlu anda kuasai dan ini berhubungan erat dengan hasil pemotretan atau dengan kata lain adalah hasil gambar.

7. Belajar Menyusun Komposisi 

Setelah kamu menguasai materi yang harus kamu ketahui,sekarang kamu saat nya masuk kebagian keindahan yang sebenarnya dari fotografi yaitu,komposisi. Menyusun komposisi bisa menjadi mudah bahkan sulit,kadang diuntungkan oleh keadaan dan kadang juga kamu harus berfikir keras agar bagaimana agenda yang biasa menjadi luar biasa.

8. Mengenal Genre Fotografi

Materi ini sebagai refisi untuk kamu sebagai pemula guna mengenalkan beberapa karakter genre fotografi yang populer seperti hal nya musik yang memiliki banyak genre,maka fotografi juga memiliki banyak aliran fotografi. 

Teknik Dasar Fotografi Pemula :

1. Black and White atau Monochrome Photography

Pada awalnya seluruh foto adalah hitam putih atau monokrom. Setelah era film berwarna dimulai, teknik fotografi hitam putih tetap berlanjut mendominasi selama beberapa dekade karena harganya yang murah dan terlihat klasik.
Harus dipahami bahwa foto monokrom atau hitam putih tidak sepenuhnya mengandung warna hitam dan warna putih murni namun juga melibatkan warna abu-abu tergantung dari prosesnya.
2. Brenzier Method
Brenzier Method kadang merujuk pada Bokeh Paranorma atau Bokehrama yaitu sebuah teknik fotografi yang berincian penciptaan gambar digital yang menggabungkan kedangkalan depth of field dengan pemandangan sudut lebar.
Brenzier Method menggunakan teknik jahitan paranorma yang diaplikasikan ke dalan portraiture. Kombinasi keduanya memungkinkan fotografer untuk meniru penampakan film fotografi dalam format lebar dengan menggunakan kamera digital.
3. Smoke Art Photography
Smoke Art Photography merupakan salah satu teknik fotografi yang menciptakan suatu seni abstrak dengan menggunakan asap sebagai media nya. Subjek teknik fotografi asap adalah keindahan dan kemurnian asap itu sendiri yang menjadi titik fokus sehingga menimbulkan sebuah bentuk karya seni yang interpretatif dan inspiratif.
4. Color Photography
 Color Photography adalah fotografi yang menggunakan media yang memiliki kemampuan memproduksi berbagai macam warna.
Dalam Color Photography, sensor elektronik merekam informasi warna pada saat exponsure. Hal ini biasanya dilakukan dengan menganalisa spektrum warna ke dalam tiga macam saluran informasi yang didominasi oleh warna merah, hijau, dan biru.
5. High Speed Photography
 High Speed adalah ilmu mengambil gambar dari fenomea yang sangat cepat. High Speed diartikan sebagai beberapa set foto yang diambil dengan menggunakan kamera yang dapat merekam sebanyak 69 frames per detik atau lebih atau paling tidak tiga frames.
 High Speed Photography merupakan kebalikan dari time-lapse photography . Dalam penggunaannya secara umum, High Speed seringkali merujuk pada dua pengertian, yaitu bahwa foto itu sendiri diambil ketika dalam keadaan diam untuk mengurangi gerakan kabur. Yang kedua, sekumpulan foto yang diambil pada derajat  frame yang tinggi.
6. High Dynamic Range Image
High Dynamic Range Image merupakan teknik fotografi yang digunakan dalam pencitraan dan fotografi untuk mereproduksi rentang dinamis luminositas menjadi lebih besar. Tujuannya adalah untuk menyajikan rentang luminositas yang sama yang dialami oleh sistem visual manusia.
7. Kinetic Photography
Kinetic Photography merupakan salah satu teknik fotografi eksperimental dimana fotografer menggunakan gerakan fisik untuk menciptakan sebuah gambar.
Teknik ini melibatkan artis yang secara tidak langsung memegang kamera tetapi membiarkan kamera untuk bereaksi terhadap aksi yang diterapkan padanya sebagai cara untuk memotret.
Termasuk dalam teknik ini adalah memegang dan menggerakkan tali pergelangan tangan kamera ketika mengambil gambar, menurunkan kamera dari objek ketika mengambil gambar, membuang atau memutar kamera naik ke udara ketika mengambil gambar, dan lain-lain.
8. Cantre-Jour
 Cantre-Jour merupakan salah satu teknik fotografi dengan menggunakan kamera  yang langsung diarahkan kearah sumber cahaya.
Teknik fotografi  cantre-jour menghasilkan efek cahaya gelap dan menyembunyikan berbagai rincian yang melekat pada subjek.









Post Top Ad

MAIN MENU