Kerajinan Batu Kerik yang Tak Lazim Tetapi Unik

Brebes - Batu adalah sebuah materi yang telah menemani manusia sejak jaman prasejarah. Oleh karena itu berbagai bentuk kerajinan berbahan dasar batu keras sudah di kenal manusia, khususnya yang menghuni nusantara. Kerajinan sederhana tersebut kemudian kini telah diolah dengan alat yang turut pula berkembang.

Begitu pula dengan seorang pengrajin bernama Dino. Kerajinan batu yang dibuat pria ini masih terbilang sederhana tapi cukup unik. Keunikannya adalah tidak seperti umumnya kerajinan batu yang di hasilkan dengan cara di pahat, Tapi, karya seni ini dihasilkan dengan cara dikerik. Karena itulah kerajinan ini diberi nama batu kerik. Usaha kerajinan ini telah dirintis Dino bersama temannya sejak 1995.

Cara membuatnya pertama Dino mengambil batu sebesar kepalan tangan. Kemudian dipegangnya di tangan kiri. Sementara tangan kanannya meraih cutter dari kotak peralatan. Ia membuat goresan-goresan membentuk sketsa. Memperdalam garis-garis tertentu dan mulailah batu itu dikerik. Luar biasa, batu yang kelihatannya keras itu bisa diukirnya.

Jika hanya melihat bentuk jadinya, orang tak akan mengira bahwa peralatan utama yang saya gunakan hanyalah sebuah cutter. Memang, hasil karya Dino begitu rapi dan detail-detailnya kelihatan jelas. Seperti miniatur motor besar yang rumit itu. Lekuk-lekuk mesin, knalpot, dan tempat duduknya diukirnya dengan rapi. Bahkan, guratan-guratan pada permukaan ban terukir seperti ban motor yang sesungguhnya.

Alat utama yang digunakan untuk membuat batu kerik adalah pisau pemotong atau cutter. Terkadang Dino juga memakai berbagai alat kecil lainnya, seperti obeng kacamata atau peniti. Bahan dasarnya adalah batu sungai atau biasa disebut batu koral. Batu ini biasanya didatangkan dari Brebes, Jawa Tengah.

Harga yang dikenakan untuk kerajinan batu kerik pun beragam mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 80 ribu untuk bandul. Sedangkan untuk karya patung dijual mulai dari Rp 100 ribu hingga tiga juta rupiah.

0 Response to "Kerajinan Batu Kerik yang Tak Lazim Tetapi Unik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel