Rabu, 05 Juli 2017

Tradisi mengunyah sirih dengan Bolanafo Nias

Selain laut dan alamnya yang indah, Nias dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisi yang bernilai sejarah, dan berbeda dengan daerah lain, diantaranya peninggalan budaya megalitikum dan tradisi lompat batu (hombo batu), arsitektur rumah adat Nias, Fatele (tarian perang) yang prestisius, berbagai kreatifitas senibudaya, berbagai keunikan tradisi lainnya.
ilusterasi astiktektur rumah adat nias

Salah satu tradisi Ono Niha (orang Nias) yang masih hidup dan tetap dipertahankan sampai sekarang yaitu Bolanafo. Bolanafo, terdiri dari dua suku kata yaitu bola dan afo. Bola identik dengan pengertian tempat, sedangkan afo adalah lima ramuan dari tawuo (daun sirih), betua (kapur), gambe (daun gambir), bago (tembakau), dan fino (buah pinang).

Kelima unsur ramuan afo dihimpun dan disusun dengan rapi di dalam wadah (bola), yang secara utuh disebut Bolanafo (tempat sirih). Bahan baku anyaman bolanafo terbuat dari sejenis rumput rawa-rawa Keleömö (Eleocharis dulcis) yang dikeringkan dan dipipihkan, lalu diberi pewarna dan dianyam.

Diperkirakan ada ratusan ragam hias Bolanafo. terdapat diseluruh kepulauan Nias dengan berbagai motif yang sangat menarik dan berbeda. Setiap motif bolanafo mempunyai juga makna dan arti khusus selaras dengan namanya. Dalam ritual adat Nias, penggunaan motif Bolanafo selaras dengan status sosial penggunanya dan fungsinya. Ni'otarawa digunakan oleh para balugu atau yang berstatus bangsawan, yang semi terawang dan Ni'ohulayo digunakan oleh para banua atau masyarakat umum, dan yang motif polos konon digunakan oleh masyarakat dengan status sosial paling bawah atau sawuyu (kaum budak).

Kegiatan menganyam Bolanafo. saat ini hampir punah walau tradisi fame'e afo tetap berlangsung. Pekerjaan menganyam dinilai kurang memberi manfaat ekonomi secara cepat. Bahan bakunya sudah mulai sulit didapat karena tidak ditanam secara khusus. Bolanafo anyaman menjadi barang langka, harus memesan terlebih dahulu bila memerlukannya sehingga Bolanafo kini bisa dibilang menjadi barang kerajinan langka yang di buru oleh Kolektor.

Post Top Ad

MAIN MENU