Senin, 10 Juli 2017

Topeng Barong Khas Malang Bangkitkan Kecintaan Seni Kriya Tadisional

Topeng Barong adalah kesenian khas dari Bali yang populer di mata para pelancong di seluruh dunia. Banyak wisatawan yang sengaja mengunjungi Bali untuk mengetahui lebih lanjut tentang Barong. Namun meskipun Seni Barong adalah ksenian Bali, kerajinan topeng barong juga terdapat di wilayah di luar pulau Bali, tepatnya di desa Penarukan, kecamatan kepanjen kabupaten Malang.


Pengrajin topeng Barong di desa tersebut menghasilkan kerajinan di Workshop yang biasanya terdapat di sekitar rumah, di sebuah bangunan atau ruang khusus untuk di gunakan sebagai tempat pengerejaan Topeng Barong tersebut.

Pada awalnya pembuatan topeng Barong ini adalah wujud inisiasi dari keprihatinan pengrajin lokal atas serbuan kerajinan dan mainan dari luar negeri yang di gandrungi oleh banyak anak. Akhirnya pada medio akhir dekade yang lalu, ada pengrajin yang berinisiatif membuat topeng Barong khas Malang untuk menimbulkan kecintaan anak masa kini terhadap produk lokal dan tradisional.

Topeng Barong
Topeng Barong khas Malang tersebut memiliki fungsi ganda, yaitu selain di gunakan sebagai alat pertunjukan kesenian tradisional seperti seni Barong itu sendiri dan juga seni tari topeng yang lain, sekaligus sebagai sebuah mainan tradisional untuk anak anak.

Dilihat dari desain dasar topeng Barong khas Malang ini memang pembuatannya cukup rumit, selain rumit, bahan baku yang di butuhkan untuk pembuatan kerajinan tersebuat adalah kayu dadap cangkring. Kayu dadap cangkring ini sendiri diketahui telah sulit di temukan secara luas, dimana pohon tersebut biasa tumbuh di pinggiran sungai atau di sekitar mata air.

Setelah didapatkan kayu dadap cangkring, kemudian dipotong kecil-kecil untuk kemudian dipahat untuk menjadi sebuah topeng. Berbagai ukuran topeng yang biasa dibuat, mulai dari yang kecil, sedang hingga yang besar. Pada umumnya untuk pembuatan topeng berukuran kecil, setiap minggunya mampu di produksi hingga 30 item.

Setelah dilakukan pahatan untuk membentuk dasar topeng, di atasnya diberi beberapa hiasan untuk mempercantik topeng tersebut. Kemudian, di cat menggunakan cat kayu. Ada tiga jenis dari Topeng Barong khas Malang yakni kucingan, nogoan dan butoan, dan diantaranya, adalah Topeng Barong jenis kucingan yang paling banyak diminati oleh konsumen.

Untuk harga jual yang di kenakan untu kerajinan topeng Barong khas Malang ini dari paling murah Rp 150 ribu untuk ukuran kecil, hingga mencapai Rp 1 Juta untuk ukuran yang besar. Pemasaran kerajinan topeng tersebut telah menembus berbagai daerah di tanah air. Seperti Jakarta, Bandung dan Semarang, Balikpapan, Makassar, Palembang, Riau dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Post Top Ad

MAIN MENU