Kamis, 06 Juli 2017

Rewood, Sebuah Brand Lokal Dalam Hype Kacamata Kayu

Kacamata kayu adalah hal yang hype akhir akhir ini, anak muda kota besar dilanda demam kaca mata ber frame kayu yang terlihat unik dan beda di bandingkan dengan produk kacamata fashion lainnya yang mungkin sudah di rasa kurang unik. Meski produksi frame kayunya tidak lah di supplai oleh banyak tempat produksi kayu yang ada di kota kota pengrajin kayu.


kacamata kayu
Di Pegirikan (Kecamatan Talang) dan Karanganyar (Kecamatan Dukuhturi) yang terletak di wilayah Tegal adalah terdapat salah seorang pengrajin frame Kacamata kayu yang telah menembus Amerika Serikat, Qatar, Australia, Singapura, Malaysia, Belanda, Denmark, bernama Imam Khifni.

Pada awalnya lulusan Teknik Sipil UGM ini menggeluti mainan edukatif dari kayu, untuk kemudian pada sekitar tahun 2011 ia mulai menggeluti kerajinan Kacamata kayu dengan merk Rewood sunglasses. Selain itu, Imam juga terinspirasi dari bingkai kacamata bercorak kayu dari bahan plastik sehingga ia lantas berkreasi membuat bingkai kacamata dari kayu. Imam mengaku, ia belajar membuat bingkai Kacamata kayu secara otodidak.

Saat ini, Rewood sudah melayani jasa pembuatan kacamata untuk ekspor ke singapura dan juga klien domestik yang berada di Bandung. Harga yg dipatok utk pengerjaan Kacamata kayu tersebut berada dalam kisaran Rp600.000 sampai Rp700.000 per buahnya. Harga tersebut telah termasuk juga jasa grafir brand pada bingkai kacamata sesuai keinginan pemesan.



Untuk penjualan merk Rewood sendiri dipasarkan dengan cara online lewat situs Kacamata kayu.com. Untuk kacamata dengan brand Rewood dibanderol dengan harga yang lebih tinggi karena di tujukan kepada end user, sehingga berada dalam kisaran harga Rp728.000-Rp1,5 juta.

[xyz-ihs snippet="Kerajinan-Indonesia"]

Post Top Ad

MAIN MENU