Kamis, 06 Juli 2017

Kerajinan Tepung Maizena, Kreasi Souvenir Cantik Yang Ramah Kesehatan

Jakarta - Selama ini kita sering melihat di toko kue bagaimana sebuah cake dapat di bentuk menjadi berbagai macam bentuk yang tidak biasa. Misal berbentuk buah, tokoh animasi dan sebagainya.

Kerajinan yang akan kita ulas kali ini memiliki kemiripan dengan cake tersebut, ya kesamaan antara roti dan kerajinan berikut adalah dari bahan pembuatnya, sama sama dari tepung, baik tepung terigu maupun Tepung Maizena.
Kerajinan Tepung Maizena
Tepung ternyata tidak hanya enak dibuat kue atau makanan, tapi ternyata dapat pula di gunakan untuk membuat bermacam kerajinan unik, seperti pigura, kotak pensil, sampai lukisan. Satu diantara berbagai kelebihan yang di tonjolkan oleh pengrajin Tepung Maizena adalah sisi keamanan untuk kesehatan.

Adalah seorang pengrajin asal Jakarta bernama Fatimah yang berinovasi menggunakan Tepung Maizena sebagai bahan baku untuk berbagai macam kerajinan dan aksesoris yang di hasilkannya. Berangkat dari pemikiran dimana kerajinan harus terus berinovasi untuk menjajal ketertarikan pasar dengan mengkreasikan berbagai terobosan baik mungkin dari tipe, wujud, bahan baku hingga bentuk dan visualisasi kemasan. Dengan inovasi tersebut, Fatimah menghasilkan berbagai macam produk Kerajinan Tepung Maizena seperti gantungan kunci, hiasan dinding hingga pernak pernik hantaran perkawinan.

Tak hanya menggunakan tepung semata, bahan baku yang lain juga diperlukan seperti lem, minyak, serta air. "semua bahan digabung serta diuleni sampai lantas adonan yang siap dibentuk apa saja. bila jenis telah didapat, kerajinan tinggal dikeringkan dengan penjemuran dengan cahaya matahari. walau terlihat gampang, yang amat mutlak dari sistem pembuatan bermacam kerajinan yaitu inspirasi serta kreativitas,"

Mengawali usaha sejak th. 2009, Fatimah membandrol produknya mulai dari harga Rp 5. 000 sampai Rp 150. 000 untuk bermacam pernak-pernik Kerajinan Tepung Maizena buatannya. harga termurah untuk gantungan kunci yang dijual Rp 5. 000 per buah, kotak pensil Rp 10. 000 sampai Rp 15. 000, harga di patok yang termahal adalah untuk hiasan dinding yang dia jual dengan harga Rp 150. 000. Dari beragam item jualannya, Fatimah mengaku dapat mengantongi omzet hingga Rp 12 juta per bulan dengan margin berkisar 20% sampai 30%.

Post Top Ad

MAIN MENU