Jumat, 07 Juli 2017

Eksotisme Kerajinan Lampu Bambu Yang Mempesona Dari Jakarta

Kerajinan Lampu Bambu,. Siapa yang tidak mengenal tanaman bambu? Tumbuhan tinggi menjulang dengan berbagai manfaat ini sangat mudah di temukan di seluruh pelosok negeri kita ini. Pohon bambu saat ini menjadi komoditas kerajinan yang menarik.

Karena dikenal dengan daya tahan dan kelenturannya yang luar biasa, bambu banyak di gunakan menjadi bahan baku berbagai macam kerajinan. Seperti salah satunya adalah produk kerajinan lampu bambu hias dari Duren sawit, Jakarta timur.
Kerajinan Lampu Bambu
Menurut pengrajin bernama Ahmad Renaldi ini yang sekaligus pemilik galeri De Falah mengatakan bahwa dengan menggunakan bambu sebagai bahan baku, membuat berbagai variasi Kerajinan Lampu itu bukanlah hal yang terlalu sulit. Sebab, "Batang bambu tinggal dibentuk sesuai desain yang dikehendaki," ucapnya.

Dalam pembuatan Kerajinan Lampu Bambu sisi fungsional sangatlah di perhatikan, karena sedikit saja perubahan desain akan mengubah tujuan dan fungsionalitas lampu tersebut. Seperti halnya Cara Membuat Lampu Meja Dari Bambu, atau lampu taman hingga lampu tidur.

Kerajinan Lampu Bambu ini menjadi produk seni kerajinan yang eksotis, selain menggunakan bahan yang di dapat dari alam, tetapi juga karena sentuhan handmade dan bahan bambu yang tua, membuat sisi artistik Kerajinan tersebut tetap terjaga. Bahkan kadang memunculkan kesan kuno, atau seperti lampu peninggalan jaman dahulu.

Setiap Kerajinan Lampu Bambu mempunyai harga berbeda-beda. Harganya mulai Rp 80.000 hingga Rp 400.000 per unit. Yang paling murah adalah lampu meja atau lampu tidur. Soalnya, ukurannya kecil, di bawah 40 sentimeter. Sedang harga lampu taman mencapai Rp 400.000 per unit. Hal ini di maklumi, "Panjang lampu taman bisa mencapai semeter," katanya.

Selain memproduksi tempat lampu, Ahmad juga menghasilkan berbagai Kerajinan tangan dari bambu. Di antaranya, patung ondel-ondel, monas, asbak, tempat lilin, dan interior ruang. Untuk produk-produk ini, biasanya ia mematok harga mulai Rp 20.000 hingga Rp 30.000 per unit. "Ini sebenarnya hanya untuk memanfaatkan sisa-sisa bambu dari pembuatan lampu-lampu," kata Ahmad.

Post Top Ad

MAIN MENU