Teknik Pengambilan Gambar Seorang Fotografer

foto
http://www.vemale.com
Dalam dunia fotografi tidak sedikit fotografer yang terlena pada hal yang bersifat teknis saja, seperti mengatur bukaan diafragma, pengaturan kecepatan, dan pengaturan jarak. Mungkin juga selama ini tidak terpikirkan bahwa didalam foto itu terkandung nilai-nilai tertentu yang dapat membuatnya lebih bagus atau sebaliknya menjadi berantakan. Mungkin belum pernah membayangkan, bahwa dengan pengaturan komposisi sesungguhnya dapat ditonjolkan subjek utama, bahkan tidak jarang akan mendukung hasil yang kita buat. 

Definisi komposisi

Komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata beberapa elemen dalam gambar, elemen - elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, terang dan gelap. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi). Dengan ini, foto akan tampak lebih menarik dan enak dipandang dengan pengaturan letak dan perbandaingan objek-objek yang mendukung dalam suatu foto.
Tujuan mengatur komposisi dalam fotografi :
  • Dengan mengatur komposisi, kita juga dapat membangun mood serta keseimbangan keseluruhan objek foto.
  • Menyusun perwujudan ide menjadi sebuah penyusunan gambar yang baik sehingga terwujud sebuah kesatuan (unity) dalam karya.
  • Melatih kepekaan mata untuk menangkap berbagai unsur dan mengasah rasa estetik dalam pribadi pemotret.

Sudut Pengambilan Gambar (Camera Angle)

1.      Bird Eye
foto
https://id.pinterest.com
Biasanya sudut pengmbilan gambar ini digunakan untuk menunjukkan apa yang sedang dilakukan objek, elemen apa saja yang ada disekitar objek, dan pemberian kesan perbandingan antara keseluruhan lingkungan dengan Point Of Interest. 
2.      High Angle
foto
http://hasanxch.blogspot.co.id

Sudut pengembilan gambar yang dimana objek dan kamera sejajar / sama seperti mata memandang. Biasanya digunakan untuk menghasilkan kesan menyeluruh dan merata terhadap background sebuah objek, menonjolkan sisi ekspresif dari sebuah objek (HI). 
3.      Low Angle
foto
http://maman23332.blogspot.co.id

Sudut pemotretan yang dimana objek lebih tinggi dari posisi kamera. Sudut pengambilan gambar ini digunakan untuk memotret arsitektur sebuah bagunan agar terkesan kokoh, megah dan menjulang. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat pula digunakan untuk pemotretan model agar terkesan elegan dan anggun. 
4.      Frog Eye
foto
https://hanifarr43.wordpress.com

Pada posisi ini kamera berada di dasar bawah, hampir sejajar dengan tanah dan tidak dihadapkan ke atas. Biasanya memotret seperti ini dilakukan dalam peperangan dan untuk memotret flora dan fauna.

Beberapa jenis komposisi yang umum digunakan dari segi ukuran (field of view) yang akan diambil adalah sebagai berikut :
  • Extreme Close Up Pengambilan gambar yang sangat dekat sekali dengan objek, sehingga detil objek seperti pori-pori kulit akan jelas terlihat.
  • Head Shot Pengambilan gambar sebatas kepala hingga dagu.
  • Close Up Pengambilan gambar dari atas kepala hingga bahu.
  • Medium Close Up Pengambilan gambar dari atas kepala hingga dada.
  • Mid Shot (setengah badan) Pengambilan gambar dari atas kepala hingga pinggang.
  • Medium Shot (Tiga perempat badan) Pengambilan gambar dari atas kepala hingga lutut.
  • Full Shot (Seluruh Badan) Pengambilan gambar dari atas kepala hingga kaki.
  • Long Shot Pengambilan gambar dengan memberikan porsi background atau foreground lebih banyak sehingga objek terlihat kecil atau jauh.

Beberapa jenis komposisi dari segi banyaknya manusia sebagai objek yang difoto adalah sebagai berikut :
  •  One Shot Pengambilan gambar untuk satu orang sebagai objek. 
  • Two Shot Pengambilan gambar untuk dua orang sebagai objek.
  • Three Shot Pengambilan gambar untuk tiga orang sebagai objek.
  •  Group Shot Pengambilan gambar untuk sekelompok orang sebagai objek. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan gambar, diantaranya : 
  • Headroom, merupakan ruang diatas kepala yang berfungsi membatasi bingkai dan bagian atas kepala objek. 
  • Noseroom, arah pandang atau ruang gerak objek dalam sebuah frame, bertujuan untuk memberikan ruang pandang sehingga terkesan bahwa objek memang sedang melihat sesuatu.
  •  Foreground, segala sesuatu yang menjadi latar depan dari objek.
  • Background, segala sesuatu yang menjadi latar belakang objek.

0 Response to "Teknik Pengambilan Gambar Seorang Fotografer"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel