Kamis, 19 Januari 2017

Bisnis Flanel Jangkau Nusantara lewat Dunia Maya

Bisnis flanel produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Madina Handicraft dengan bentuk boneka flanel di Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang sudah dipasarkan ke penjuru Nusantara.

Meski baru setahun merintis bisnis flanel, boneka karya Tri Yunita Setyani ini sudah berkalikali mengikuti pameran kerajinan tangan ke beberapa daerah. ’’Untuk pemasaran masih mengandalkan internet atau dunia maya, sudah beberapa kali melakukan pengiriman, saya lupa tidak menghitungnya,’’ ujar Yunita, kemarin.

Adapun untuk penjualan secara konvensional dilakukan dengan membuka gerai di depan rumah dan mempromosikan ke teman-temannya. Yunita juga merasa terbantu oleh Dinas Koperasi UMKM Perindag yang sering memberinya kesempatan memamerkan produknya di berbagai daerah. Boneka karyanya itu terbuat dari bahan flanel dan diisi dengan kapas sintetis atau dakron.

Penggarapannya dengan cara dijahit tanpa mesin jahit tapi menggunakan tangan. Sangat rapi karena itu boneka ini cocok untuk suvenir atau kado. Adapun model boneka menyesuaikan dengan pesanan kecuali yang dijual bebas dan dengan selera pasar. Saat ini yang rajin digarap adalah boneka model pasangan pengantin dari beragam daerah, atlet bela diri, pilot, nakhoda, atau tentara.

Sementara untuk melengkapi aksesori pada boneka misalnya lambang pelaut atau lambang olahraga bela diri, Yunita membuat sendiri dengan menggunakan komputer. ’’Semua bahan untuk membuat boneka ada di sekitar kami, kecuali untuk mencari harga bahan yang lebih murah terpaksa ke Pekalongan,’’tuturnya.

Sumber: http://berita.suaramerdeka.com

Post Top Ad

MAIN MENU